Biasakan diri untuk ramah lingkungan, yuk!

Salah satu kebiasaan yang saya dapatkan dari ibu adalah menyimpan 'sampah'.

Rasanya sayang sekali membuang kardus yang masih layak pakai, kotak susu bubuk yang bagus kwalitasnya, kartu ucapan yang menawan atau sendok plastik dari restaurant fast food yang masih bisa dicuci dan dipakai ulang. Kami meyakini 'sampah-sampah' itu akan berguna nanti.

Sebisa mungkin, kurangi belanja yang tidak perlu dengan menggunakan apa yang ada. Dengan begitu, kita sudah berbuat baik untuk lingkungan dan kantong sendiri (hehe). Dan benar saja, ibu sangat terampil memanfaatkan 'koleksi'nya. Makanya saya percaya, apapun yang masih layak pakai, masih layak pakai dan layak disimpan.

Selagi Natal & Tahun Baru, saya kecipratan sampah parcel dari tempat kerja. Lumayan untuk digunakan ulang :)

'harta karun' dari parcel Natal & Tahun Baru

Apa saja yah yang bisa kita lakukan dengan sampah cantik ini?

1. Stoples bekas kue kering
 
 
Cuci bersih lalu keringkan.
 
 
Siap untuk digunakan kembali sebagai wadah, misalnya untuk benang & jarum, gunting kuku & peniti, baterai, atau bumbu dapur, etc. Warna stoples yang bening memudahkan kita mendapatkan barang yang dicari sehingga stoples pun bisa ditumpuk supaya lebih rapi dan hemat tempat.
 
 
Alternatif lain, gunakan stoples sebagai pelindung kado. Lalu percantik dengan kertas kado seperti biasa.
 
 
2. Aksesoris tambahan yang sayang dibuang
 
Pita, boneka penghias dan kardus penahan parcel
 
 
Kardus dapat digunakan ulang untuk menyimpan pita atau kabel agar tidak kusut. Lalu simpan di dalam kotak
 
 
Bila khawatir pita jadi berdebu, tarik dari kardus dan bungkus dalam plastik kedap udara.
 
 
Boneka dijadikan bantalan jarum pentul
 
 
 
3.  Kotak menawan
 
Kotaknya bagus-bagus banget!!
 
 
Digunakan ulang sbg wadah penyimpan misalnya utk perlengkapan scrapbook atau wadah sisa prakarya.


Mari kita membiasakan diri menggunakan ulang barang-barang yang masih layak pakai!! :)


Salam Hangat,
Irene


No comments:

Post a Comment